Dari SD aku itu orang yang pendiam yang hanya terbuka sama orang -orang tertentu aja. seperti keluarga dan teman dekat. karena hal itu, aku jadi punya sahabat yang gak terlalu banyak. seperti, Citra, Shabrina, Fitri, Septian, Ulya, Ulfah, Tessa,  Manda, Fredy..

Rata-rata sahabat aku itu orang yang terbiasa mengalah. kalau gak seperti itu, aku yakin kami pasti bakal berantem terus. ya.. seperti aku dan Fitri yang sering gak akur. yang jadi pelerai diantara kami cuma shabrina. karena dia sudah biasa mengalah dengan adiknya. sedangkan aku dengan Fitri sama -sama anak bungsu jadi terbiasa dimanjakan deh..

sama halnya dengan Shabrina, Citra juga biasa ngalah sama aku karena dia juga punya adik.

nah, kalau Septian itu lain cerita, kami gak terlalu dekat, tetapi aku sudah menganggap dia sahabat aku karena sikapnya yang baik saat aku ada kesulitan. seperti saat aku di musuhi oleh teman -teman sekelas ku. cuma dia yang mau memberi dukungan dan membela aku dan Citra. karena hal itulah aku suka dengannya.. ^^

selanjutnya, adalah Ulya. Kami memang sahabat, tapi kami sama -sama keras kepala. Kadang dia yang mengalah, kadang aku, tapi pernah juga tidak ada yang mau mengalah di antara kami. Jadi kadang-kadang kami juga musuhan. Masalah kami yaitu karena laki -laki. Benar -benar masalah yang buruk sampai kami harus merebutkan laki -laki.. hah.. Menyebalkan..

kalau Ulfah, sama seperti Septian, yaitu pahlawan disaat aku sedang membutuhkan dukungan. Ulfah adalah teman pertama ku saat kembali ke Batam. dia yang pertama mengajak ku bicara. Dan karena dia memberikan aku hadiah perpisahan saat kelas 6 yaitu sebuah kalung. Ya walau pun biasa saja, tapi aku suka sekali dengan pemberiannya itu.

Tessa, anak yang periang dan bersemangat. Satu -satunya teman dirumah yang paling dekat.

nah, sahabat aku yang sekarang ada dua, yaitu Manda dan Fredy. Manda itu, sosok kakak yang dewasa walaupun kadang -kadang melakukan hal yang konyol, tapi karena itulah makanya aku suka dengan dia. Kami punya banyak sekali kesamaan. Mulai dari warna kesukaan, hobby, tipe cowok, dan hal yang di benci pun juga sama. Yang pertama kali membuat kami bersahabat adalah komik. Tanpa komik, aku gak tahu deh kami bisa jadi sahabat atau nggak.

Yang terakhir adalah Fredy Efendi. Kami saling kenal lewat perantara Manda. Fredy itu sebenarnya adalah teman Manda waktu SD. Cuma aku iseng ngerjain dia lewat sms. ya keterusan deh.. karena kami nyambung dan dia enak di ajak smsan, makanya dia jadi sahabat ku. Walaupun kami belum pernah bertemu satu sama lain. Tapi bagi aku, dia itu orang yang baik, pengertian, dan tidak sombong… ^^